Sejarah Desa

31 Januari 2017 19:18:39 WITA

Sejarah Desa Mayong

Desa mayong merupakan salah satu desa di kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng ,yang terdiri dari 6 banjar dinas ,6 banjar adat dan 12 Tempekan .

Sejarah berdirinya Desa Mayong Sangat erat kaitannya dengan perjalanan beliau Ida Brahmana Ugra Kulon dari tanah Jawa tepatnya dari kerajaan Blangbangan. Ida Brahmana Ugra Kulon pergi ke Bali bersama dengan ayah deserta dengan 6 (enam ) saudaranya pada tahun 1460- sumber ( Babad Lontar Dwijendra Tatúa ).

Pertama kali beliau menginjakkan kaki di daerah Pulaki ,Kecamatan Gerokgak, perjalanan beliau terpisah dengan saudara-saudaranya sebelum didaerah Mayong , Beliau pernah tinggal ditanah gredeg di Karang Suung, (daerah Loka Paksa sekarang ) Umah Maya (Rindikit ), Poh Asem. Setelah berada di Poh Asem Beliau memperoleh penugrahaan Ida Betara Manik, Lima buah Aksara /Sastra yatu Mang ,Ang, Yang, Ung ,Ong. Dengan penugrahan  tersebut Beliau menamakan daerah tersebut Desa Mayong

Yang artinya Manunggal sekaja kelawan niskala .

Beliau berhasil membangun Pura Dalem Kertha,Pura Dalem Pasupati/Pura Siwa, Pura Dalem Batur Sari/Pura Gede/Pura Agung. Beliau mengadakan Upacara Panca Wali Krama terhadap pura-pura tersebut pada tahun 1485. Maka Sejak itulah nama Desa Mayong dikukuhkan dan pendirianya yaitu Ida Brahmana Ugra Kulon. Mementos Puspata /berganti nama : Ida Bramana Maha Ugra Putih Mayong. (Sumber Lontar Maya Tatwa)

Ida Brahmana artinya            : Seseorang yang sudah maraga putus

Maha  artinya                        : Besar

Ugra  artinya                         : Muncuk

Putih  artinya                         : Suci

Mayong atinya                       : Manunggal sekala kelawan Niskala

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Mayong

tampilkan dalam peta lebih besar